BAGAIMANA KOLESTEROL TINGGI DAPAT MEMBAIK? MEMAHAMI PENYEBAB, KRITERIA, GEJALA, DAN 5 CARA UNTUK MENURUNKAN KOLESTEROL SEKALIGUS

BAGAIMANA KOLESTEROL TINGGI DAPAT MEMBAIK? MEMAHAMI PENYEBAB, KRITERIA, GEJALA, DAN 5 CARA UNTUK MENURUNKAN KOLESTEROL SEKALIGUS

 

Apa itu kolesterol?

Kolesterol adalah molekul lipid, komponen penting membran sel, dan bahan baku penting untuk pembuatan Hermon dan vitamin D. Kolesterol dalam tubuh manusia terutama diproduksi oleh hati, bagian lain ditelan dari makanan, termasuk kuning telur, ikan dan telur udang, kuning kepiting, lemak babi, nyali hewan, makanan laut kerang, krim dan sebagainya.

 

⭐ Jika kandungan kolesterol darah terlalu tinggi, maka akan diklasifikasikan sebagai keadaan ‘lipid darah tinggi’, yang dapat dengan mudah menyebabkan timpos lemak dalam pembuluh darah, yang dapat menyebabkan pembuluh darah sempit dan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular (penyakit jantung, hipertensi) dan penyakit ginjal.

 

Dalam laporan pemeriksaan kesehatan, terdapat empat indikator terkait lemak darah, yaitu:

  • Kolesterol Kepadatan Tinggi (HDL-C)
  • Kolesterol dengan kepadatan rendah (LDL-C)
  • Trigliserida (TG)
  • Kolesterol Total (TC)

⭐ kolesterol dengan kepadatan tinggi adalah kolesterol baik, nilainya tidak boleh terlalu rendah;

 

Apa itu Kolesterol HDL??

Kolesterol tidak dapat mengalir sendiri dalam darah dan diangkut oleh ‘lipoprotein’. Efek HDL adalah menghilangkan kolesterol jahat dari pembuluh darah dan mencegahnya menyempit, sehingga disebut ‘kolesterol baik’.

Ketika high-density lipoprotein (HDL) mengikat kolesterol, itu disebut kolesterol lipoprotein kepadatan tinggi (HDL-C), juga dikenal sebagai kolesterol dengan kepadatan tinggi, dan nilai normalnya direkomendasikan pada > 40 mg/dl.

 

Apa itu kolesterol densitas RENDAH (kolesterol LDL)?

LDL dikenal sebagai ‘kolesterol jahat’ karena membawa kolesterol ke dalam pembuluh darah, dengan mudah menyebabkan lebih banyak endapan dalam pembuluh darah, yang pada gilirannya mempersempit pembuluh darah dan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

 

Demikian pula, ketika low-density lipoprotein (LDL) mengikat kolesterol, itu disebut kolesterol lipoprotein densitas rendah (LDL-C), juga dikenal sebagai LDL-C, dan nilai normalnya direkomendasikan pada < 130 mg/dl.

 

Pengenalan nilai standar kolesterol (nilai normal).

 

Nilai standar kolesterol dianjurkan untuk disesuaikan tergantung pada kondisi penyakit

⭐ pasien berisiko tinggi, termasuk mereka yang memiliki beberapa kondisi kronis pada saat yang sama, disarankan untuk lebih ketat pada standar ‘kolesterol kepadatan rendah’.

 

Tujuan rata-rata orang: < 130

Stroke: <100

Hipoksia otak: <100

Diabetes: <100

Sindrom jantung koroner akut: <70

Penyakit arteri koroner yang stabil: <70

Diabetes dan Penyakit Kardiovaskular: <70

Diabetes dan sindrom jantung koroner akut:  <55

 

Apa yang terjadi ketika kolesterol terlalu tinggi?

⭐ Kolesterol tinggi dapat menyebabkan lebih banyak endapan dalam pembuluh darah, menyebabkan pembuluh darah menyempit atau bahkan memblokir (aterosklerosis), jika endapan terjadi pada arteri jantung, dapat menyebabkan infark miokard (serangan jantung), kematian mendadak dan penyakit lainnya. Penyakit terkait meliputi:

  • Penyakit jantung isoemia
  • Angina pectoris
  • Infark miokard akut
  • Infark otak, emboli otak (stroke)
  • Penyumbatan arteri retina (angin mata)
  • Arteri periferal diblokir
  • Penyakit ginjal kronis dan gagal ginjal

Apa saja gejala kolesterol tinggi?

⭐ kolesterol tinggi biasanya tidak menyebabkan gejala, dan jika gejala terjadi, gejala yang disebabkan oleh komplikasi terkait (penyakit kardiovaskular), termasuk:

  • Pucat dan berkeringat
  • Sakit kepala, pusing
  • Mual, kehilangan nafsu makan
  • Bahu kaku dan rentan terhadap kelelahan
  • Sesak dada, nyeri dada
  • Kesulitan dalam pernapasan
  • Seluruh tubuh lemah, sepihak tidak berdaya

Jika itu adalah gejala yang disebabkan oleh komplikasi terkait, kolestrol sudah pada pertengahan tinggi, jadi jangan menilai apakah kolesterol Anda terlalu tinggi oleh gejala, pemeriksaan kesehatan rutin (setiap lima tahun sekali di bawah 40 tahun, setahun sekali di atas 40 tahun) adalah cara terbaik.

 

Apa penyebab kolesterol tinggi?

⭐ makan terlalu banyak kolesterol tinggi, lemak jenuh dan lemak trans dapat menyebabkan kolesterol tinggi, dan faktor-faktor lain (termasuk tidak olahraga, merokok, obesitas, genetika) juga dapat menyebabkan kolesterol tinggi.

 

Penyebab 1: Diet tidak sehat

Penyebab 2: Obesitas dan kelebihan berat badan

Penyebab 3: Merokok

Penyebab 4: Usia

Penyebab 5: Penyakit ginjal

Penyebab 6: Hipotiroidisme

Penyebab 7: Kontrol diabetes yang buruk

Penyebab 8: Minum obat: diuretik, steroid, kontrasepsi oral, dll

Penyebab 9: Genetika (hiperkolekoleemia keluarga)

 

 

Bagaimana kolesterol tinggi dapat disembuhkan?

⭐ Pada pasienkolesterol tinggi umumnya direkomendasikan untuk merubah gaya hidup (termasuk kebiasaan makan, olahraga, penurunan berat badan, berhenti merokok), tujuannya termasuk ‘kolesterol LDL yang lebih rendah’ dan ‘meningkatkan kolesterol HDL’, dan jika gaya hidup membaik, namun kolesterol tidak menurun barulah mempertimbangkan mengonsumsi obat.

  1. Makan lebih banyak makanan yang menurunkan kolesterol
  • Kacang, produk kedelai: susu kedelai, dll
  • Pir: Mengandung asam lemak berkualitas tinggi
  • Kacang-kacangan: Terutama almond dan kenari
  • Ikan berlemak tinggi: salmon, makarel
  • Sereal: Terutama gandum
  • Buah-buahan: apel, anggur, jeruk, stroberi
  • Sayuran: okra, terong, wortel
  • Cokelat hitam: konsentrasi yang disarankan 75 hingga 85% atau lebih
  • Asam lemak tak jenuh: seperti minyak zaitun
  1. Kurangi asupan lemak jahat (apa yang tidak bisa saya makan jika kolesterol saya terlalu tinggi?)

⭐ kolesterol tinggi untuk mengurangi asupan makanan ‘lemak jenuh’ dan ‘lemak trans’, apakah membatasi makanan kolesterol tinggi masih kontroversial. Makanan berikut adalah makanan yang harus dihindari jika kolesterol terlalu tinggi:

  • Makanan goreng: keripik kentang, ayam goreng
  • Makanan olahan: sosis, bacon, produk acar
  • Makanan penutup: Kue, es krim, dll
  • Lemak buruk: lemak daging, usus, telur kepiting, telur ikan, kulit ayam, krim

 

  1. Latihan aerobik, penurunan berat badan

Latihan aerobik dapat meningkatkan kadar kolesterol HDL (kolesterol baik), latihan aerobik termasuk jogging, bersepeda, berenang. American Heart Association merekomendasikan latihan setidaknya selama 30 menit sekaligus, lima hari seminggu.

 

Menurunkan berat badan dapat menurunkan kolesterol total, dan meskipun penelitian yang berbeda telah menunjukkan efek yang berbeda pada HDL dan LDL, biasanya bermanfaat.

 

  1. Berhenti merokok dan Mengurangi minum alkohol

Merokok membuat kolesterol mudah menempel, menyebabkan arteriosklerosis, dan juga mengurangi kolesterol baik, termasuk perokok pasif.

Bahkan sedikit alkohol dipastikan menyebabkan peningkatan trigliserida, tetapi efek kolesterol masih kontroversial, sehingga minum alkohol dianggap OK, tetapi tidak lebih dari 1 hingga 2 cangkir sehari.

 

⭐ Jika Anda memiliki trigliserida dan kolesterol tinggi pada saat yang sama, disarankan untuk tidak minum alkohol.

 

  1. Minum obat penurun kolesterol

Jika telah merubah kebiasaan hidup dan makan namun kolesterol tidak turun setelah 3 hingga 6 bulan, mungkin dapat menggabungkan obat-obatan, yang termasuk obat penurun kolesterol umum:

  • Statin: Menghambat produksi kolesterol hati dan umumnya dianggap sebagai obat penurun kolesterol yang paling efektif
  • Resin sekuta asam empedu: Menginduksi hati untuk memecah lebih banyak kolesterol untuk membuat asam empedu, yang pada gilirannya menurunkan kadar kolesterol LDL
  • Fibric acid dderivatives: Menurunkan trigliserida untuk menurunkan kolesterol dan meningkatkan kadar kolesterol HDL
  • Asam nikotinat: Menurunkan kolesterol LDL dalam darah dan meningkatkan kadar kolesterol HDL

⭐ Obat yang berbeda memiliki kegunaan yang berbeda dan kemungkinan efek samping, ikuti instruksi dokter Anda dan jangan berhenti atau mengurangi jumlah obat sendiri.

 

 

Leave a Reply